free webpage hit counter
Jasa dan Bisnis

Modal Awal Bisnis Gorengan

modal awal bisnis gorengan

Artikel Pilihan

Modal Awal Bisnis Gorengan. Siapa yang tidak suka makan gorengan? Nah, makanan ringan yang satu ini memang sudah tidak asing lagi bagi lidah kita. Mulai dari balita sampai manula bisa menikmati lezatnya berbagai jenis bahan makanan yang digoreng. Dalam hal usaha pun, dapat dipastikan bahwa para pedagang gorengan bisa meraih pangsa pasar yang sangat beragam.

Membuka usaha gorengan merupakan langkah bagus untuk menghasilkan uang. Sekarang ini gorengan menjadi cemilan enak untuk menemani orang-orang nongkrong. Ngumpul bersama kerabat atau teman-teman akan lebih nikmat kalau tersedia gorengan di depannya.

modal awal bisnis gorengan

Membuka usaha sederhana seperti ini tidak memerlukan promosi yang memakan banyak biaya. Asal gorengan yang kamu jual, orang-orang akan memprosikan gorenganmu dengan sendirinya. Apalagi kalau tempat yang kamu pilih untuk jualan adalah di tempat yang strategis. Misalnya di perempatan jalan, di dekat pasar atau tempat keramaian lainnya. Usahakan harga yang kamu patok tidak terlalu mahal, tetapi harus bisa bersaing dengan harga di tempat lain.

Memilih tempat usaha yang lebih luas, bisa buat nongkrong dan membuat pelanggan betah berlama-lama di tempat kamu. Sediakan saja tiga buah tikar untuk konsumen lesehan. Kalau tempat jualan seperti ini, maka sediakan juga berbagai macam kopi dan teh. Sebab kalau mereka nongkrong sambil makan gorengan, mereka juga butuh minuman. Bisnis menjual gorengan ini memang pas kalau dibuka mulai dari jam 3 sore hingga tengah malam.

Berikut analisis modal yang dikeluarkan dalam bisnis gorengan dan keuntungan yang akan kamu dapatkan dari usaha menjual gorengan :

Analisis Modal

Modal tetap :

1. Gerobak = Rp 1.500.000
2. Peralatan masak = Rp 200.000
3. Tabung gas + Kompor (bisa dihemat kalau kamu sudah punya) = Rp 200.000
Jumlah = Rp 1.900.000

Biaya operasional (per hari) :

1. Bahan baku (pisang, tahu, tempe, tepung, dll) = Rp 100.000
2. Minyak goreng = Rp 20.000
3. Gas Elpiji = Rp 15.000
Jumlah = Rp 135.000

Biaya operasional tiap bulan = Rp. 135.000 x 30 = Rp 4.050.000
Biaya karyawan tiap bulan kalau kamu menggunakan jasa orang lain (2 orang) = Rp 1.500.000
Biaya listrik = Rp 10.000
Total biaya bulanan = Rp 5.560.000

Analisis Penghasilan

Omzet per hari
300 buah x @Rp 1.000 = Rp 300.000

Omzet per bulan = Rp 300.000 x 30 = Rp 9.000.000

Keuntungan tiap bulan dengan 2 karyawan =
Rp 9.000.000 – Rp 5.560.000 = Rp 3.440.000

Kalau tanpa karyawan, langsung kamu yang menjalankan bersama istri atau 1 teman

Rp 3.440.000 + Rp 1.500.000 (gaji karyawan) = Rp 4.940.000

Karena dua orang maka dibagi, maka penghasilan bersihmu tiap bulan Rp 2.470.000

Menarik bukan?

Walaupun kamu sudah menjadi karyawan di sebuah perusahaan, kalau kamu memiliki ide untuk membuka usaha gorengan kamu bisa mendapat penghasilan tambahan tiap bulan hingga Rp 3.440.000. Apalagi kalau kamu bisa membuka banyak cabang, bukan hanya disatu tempat saja. Kalikan saja penghasilan tersebut dengan banyaknya cabang yang kamu miliki. Hanya dengan modal awal kurang dari 3juta rupiah kamu bisa menghasilkan uang tiap bulan 3juta rupiah lebih.

Alternatif lain adalah dengan setoran tetap tiap bulan. Jadi banyak sedikitnya keuntungan tiap bulan yang merasakan adalah orang yang menjalankan usaha atas modalmu. Kamu bisa meminta sesuai dengan kesepakatan setoran tiap bulan, misalnya saja 1juta. Tapi capek-capek kerja kamu akan mendapatkan 1juta secara cuma-cuma.

Bagaimana Pendapatmu ?
W3.CSS

Berita Trending Pilihan

Loading...

About the author

izmirazi

Leave a Comment

>